• RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin

Tampilkan postingan dengan label Inovasi Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inovasi Internasional. Tampilkan semua postingan

Google Kembangkan Mobil Kemudi Otomatis

Posted by GBI Kudus On Kamis, November 11, 2010


Mobil Google (bussinesinsider)

Google bikin kejutan dengan mengembangkan teknologi mobil kemudi otomatis. Ya, raksasa internet ini mengumumkan mereka telah menguji coba mobil yang bisa berjalan sendiri di jalanan California, Amerika Serikat. 

Mobil tersebut dibekali kamera video di bagian atap, sensor radar dan laser untuk mengetahui kondisi lalu lintas di sekitar. Jenis mobil yang dimodifikasi Google adalah Toyota Prius.

Karena masih dalam tahap uji coba, mobil ini tetap memiliki pengemudi yang terlatih. Jadi jika sewaktu-waktu ada masalah dalam kemudi otomatis, si pengemudi bakal mengambil alih kontrol kendaraan.

Google berharap, mobil ini nantinya dapat membantu menekan angka kecelakaan di jalanan. Sejauh ini, sudah 140 ribu mil jarak yang dilaluinya dalam tahap tes, antara lain di jalanan kota San Francisco.

Periset software Google, Sebastian Thrun, menyatakan bahwa keselamatan adalah prioritas utama dalam uji coba ini. Karena itu, rute kendaraan dirancang secara seksama sebelum dilalui oleh mobil itu. Polisi pun turut mengamati kalau-kalau terjadi masalah.

"Kami yakin teknologi ini berpotensi mengurangi kecelakaan hingga separuhnya. Proyek ini memang masih eksperimental, namun menggambarkan akan seperti apa transportasi di masa depan," ucap Thurn.

(detikinet)

Teknologi Kamera Cegah Ngantuk Saat Nyetir

Posted by GBI Kudus On Kamis, November 11, 2010


(Ilustrasi)

Beristirahat sejenak memang saran terbaik bagi pengendara mobil yang mengantuk. Namun ilmuwan Jerman punya teknologi baru untuk menghalau rasa kantuk saat sedang menyetir mobil.

Sistem yang diciptakan di Institut Fraunhofer for Digital Media Technology ini berwujud kamera super kecil yang memantau gerakan mata. Saat mata mengantuk, kamera akan mendeteksinya dan memicu bunyi alarm agar pengemudi terjaga.

Kamera tersebut diatur sedemikian rupa agar mengikuti garis penglihatan mata, bahkan ketika kepala pengemudi tengah bergerak ke kiri atau kanan.

Teknologi baru ini memang tergolong masih agak ribet karena menggunakan hingga enam kamera. Semua kamera dengan lensa berukuran tiga hingga empat milimeter itu kemudian ditaruh pada dashboard mobil. Selanjutnya, sistem kamera yang saling terintegrasi akan memproses 200 gambar per detik untuk mendeteksi kantuk.

Adapun parameter yang digunakan untuk mendeteksi pengendara mengantuk atau tidak adalah garis penglihatan yang dipantau, posisi kelopak mata dan posisi kepala pengemudi.

Tim dari Institut Fraunhofer mengatakan, sistem yang mereka ciptakan bisa sangat bermanfaat untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas akibat mengantuk. Nah, apakah Anda berminat? Jika ya, sepertinya Anda masih harus bersabar menunggu kehadirannya karena kamera pencegah kantuk ini baru tersedia di Jerman dan Eropa.

(detik.com)