• RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin

Tampilkan postingan dengan label Berita Gereja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Gereja. Tampilkan semua postingan

25 Siswa-siswi SMPD Angkatan IX telah dilepas dan diutus

Posted by GBI Kudus On Selasa, Desember 07, 2010

Senin 6 Desember 2010, bertempat di GBI Jl.Mayor Kusmanto 12A Kudus-Jawa Tengah. Sebanyak 25 Siswa Siswi Sekolah Misi Pembangunan Daerah (SMPD) Kudus di Wisuda dan diutus ke berbagai daerah di Indonesia, selama 4 bulan mereka telah gembleng serta diperlengkapi oleh para Dosen dan berbagai keterampilan sehingga mereka benar benar siap untuk diutus ke Daerah dan membuka lahan baru. Dalam acara wisuda angkatan ke 9, hadir Pdt Henokh dan Pdt. Yosia Mesakh sebagai wakil dari BPH-GBI, dalam khotbahnya Pdt. Yosia Mesakh menyampaikan bahwa mereka (siswa) harus menjadi pembuka jalan bagi Yesus dan mempersiapkan umat yang layak dan siap untuk menerima Yesus dan Kuasa Nya, Seperti Yohanes Pembabtis sebagai teladan yang luar biasa dalam membuka jalan bagi Yesus dan mempersiapkan umat yang akan menerima Yesus waktu itu dan sekarang Tugas Yohanes itu adalah tugas kita semua terutama para Siswa Siswi yang akan diutus. Pdt Petrus Putut P sebagai Kepala Sekolah pun memberikan pesan bahwa para Siswa Siswi harus terus maju dengan sebuah ilustrasi sebuah mobil yang presneleng mundurnya sudah diambil, jadi harus maju terus atau mati. Hadir juga Pdt Isbandi yang mewakili Ketua BPD Jawa Tengah, beliau memberikan sambutan dan memberi motivasi kepada para wisudawan. Marilah kita doakan terus agar program pendidikan misi pembangunan daerah ini dapat terus berjalan dengan baik, mengingat masih banyak jiwa jiwa yang belum mengenal Yesus. (.Mey)

(foto : belum terupdate)

Suara Kenabian bagi Bangsa

Posted by GBI Kudus On Kamis, November 18, 2010


WebsnSH
Guna mewujudkan transformasi bangsa, gereja Tuhan perlu mengambil langkah konkret segera. Hal itu mengemuka pada saat diskusi media dengan tema "Suara Kenabian bagi Bangsa Indonesia" di kantor Sinar Harapan, Jakarta (Jumat, 12/11).
Diskusi ini dihadiri beberapa hamba Tuhan seperti Ir. Rachmat Manullang, Pastor Kong (City Blessing), Antonius Nathan (Terang Indonesia), Yayasan Philadelphia, Pusat Rehabilitasi Human Trafficking (Perdagangan Manusia), Jeffry (anak muda), media-media cetak dan on line Kristen. Hadir sebagai tuan rumah yakni Pemimpin Redaksi Sinar Harapan Krisman Kaban, Web Waraouw dan beberapa jajaran Redaksi SH.
Menurut Rachmat Manullang, proses transformasi (bangsa) sedang berjalan saat ini. Hal utama yang harus berubah ialah pola pikir dan peran media penting untuk menyuarakan hal ini. Menyoroti kinerja media Kristiani, tokoh  ini mengatakan, dirinya tidak menemukan pandangan media yang menyuarakan pandangan Kristen soal transformasi. "Jika hal ini dibiarkan saja, maka media (Kristen) akan mengalami kemunduran," katanya.
Dengan nada bertanya, ia menambahkan, apakah hal ini dipicu oleh ketidak-adaan media Kristen yang memiliki kapasitas atau suatu bentuk ketidakpedulian terhadap situasi bangsa ?. Tuhan Allah akan bekerja dengan segala macam cara untuk memberkati bangsa Indonesia, salah satunya melalui penyampaian pesan-pesan-Nya. "Meskipun demikian, hal itu tidak terbatas pada penyampaian nats-nats Firman Tuhan. Tetapi, pesan Tuhan bisa disampaikan bagaimana dengan cara menterjemahkan hal itu menjadi suatu pesan bagi bangsa dengan konteks sederhana, bisa dimengerti dan menjadi solusi," ujarnya.
Rachmat berpandangan, penyampaian kebenaran tidak selalu identik dengan nubuat, tetapi berkaitan dengan suatu kebenaran. Pesan Tuhan harus disampaikan secara murni, demi kepentingan yang lebih besar (bangsa), bukan dengan hati dan pikiran yang kecil. "Hal ini membutuhkan kepedulian gereja," ujarnya.
Berkaitan dengan kiprah media, ia menghimbau agar hamba Tuhan tidak hanya piawai (pintar) soal berkotbah di mimbar, tetapi mampu mengaplikasikan "bahasa sorgawi" untuk menjadi bahasa horizontal (manusia).
Segera keluar dari lingkaran kemiskinan, merupakan pokok pikiran Pastor Kong. Menurutnya, saat ini 40% pendapatan masyarakat Indonesia kurang dari USD 2 per hari. Dari sisi Alkitab, Paulus pernah mengingatkan agar jemaat Yerusalem untuk memperhatikan kemiskinan.
Sumber keluar dari kemiskinan, menurutnya ialah seseorang harus kenal jati dirinya sendiri, percaya bahwa Yesus Kristus sebagai sumber hidup atau berkat. Selain itu, Kristus mampu memberikan mimpi, visi, ide, kreatifitas.
Pdt. Shepard Supit selaku hamba Tuhan yang jemaatnya "para kawula alit" alias masyarakat akar rumput ini menyoroti soal media Kristen yang "mati-hidup" dan kurang greget (tajam) dalam penerbitan. Suara kenabian, katanya, menyampaikan sesuatu berkaitan dengan keinginan Tuhan. "Masihkah ada media Kristen yang menyuarakan kenabian atau pengaruh yang mampu merubah opini dan tidak kompromi ?, media Kristen jangan sampai diatur oleh pemilik modal, " ujarnya.
Tiga syarat mutlak yang harus dimiliki media Kristen, disampaikan Ketua Perwamki (Persatuan Wartawan Media Kristen) Robby Repi. Syarat tersebut yakni sungguh-sungguh, totalitas dan loyal. Selain itu, menurutnya, semua pengalaman SH (Sinar Harapan) selaku media nasional bisa dibagi dengan media Kristen. "Wujudnya, bisa dalam bentuk kerja-sama, sinergis untuk menajamkan para penulis Kristen agar bisa berbicara atau menulis. Selain itu, kedua pihak perlu melakukan peningkatan kualitas menulis serta para hamba Tuhan dan orang Kristen bisa didorong untuk menulis di media.
Web Warouw dari SH berpandangan, persoalan-persoalan krusial apa yang saat ini harus mendapatkan respon secepatnya. Media Kristen bisa menjadi alat perjuangan menyuarakan kebenaran dan harus bisa dikelola secara maksimal. "SH akan memfasilitasi pertemuan ini sedikitnya satu atau dua bulan sekali,"ujarnya.
Penguasaan bahasa Indonesia secara benar, kemitraan dalam bentuk mempersiapkan kader-kader tokoh nasional merupakan pokok pikiran Jeffry. Anak muda ini prihatin melihat kenyataan bahwa media Kristen sulit mencari tokoh untuk diwawancara saat ada topik-topik penting skala nasional.
Sementara itu, Antonius Natan menambahkan, bagaimana media Kristen bisa "dirias" atau didandani lebih apik lagi sehingga media itu bisa laku di pasaran. "Perlu kerja-sama strategis dengan pemodal," ujarnya.

(gbikapernaum.com)

DARI KKR GBI PETAMBURAN

Posted by GBI Kudus On Kamis, November 04, 2010

Tanggal 14 dan 15 September 2005 yang lalu, di GBI Petamburan diadakan Kebaktian Kebangunan Rohani yang dilayani oleh Pdt Petrus Putut, MA., seorang hamba Tuhan yang melayani di Gereja Bethel Indonesia di kota Kudus, Jawa Tengah. Seorang hamba Tuhan yang mempunyai karunia penyembuhan ilahi di dalam setiap KKR yang dilayani. Terbukti memang begitu banyak sidang jemaat yang datang pada KKR ini mengalami kesembuhan ilahi... dari sakit maag, nyeri otot, sakit karena asam urat, virus yang menyebabkan kelumpuhan, kehilangan pendengaran, kehilangan penglihatan, dan stroke... Puji Tuhan! Bahwa kuasa Tuhan dinyatakan melalui hamba-Nya, ini... kuasa kesembuhan pun dialami oleh sidang jemaat yang mengalami sakit penyakit!!!
 





Kebaktian kebangunan rohani yang diadakan selama dua hari ini dilayani oleh Pdm Yoel Manalu, S.Th sebagai Worship Leader dan kesaksian pujian dari Ibu Mawar Simorangkir pada hari pertama, dan di hari kedua Pdp Sammy Mandik melayani sebagai Worship Leader dan kesaksian pujian dari PS Kidung Rohani. Suasana ibadah yang luar biasa dibangun melalui pujian yang dipimpin oleh para hamba-Nya ini mendatangkan sukacita yang besar dan membawa sidang jemaat menerima Firman Tuhan lebih mendalam. Di samping itu kuasa penyembuhan ilahi juga diimpartasikan kepada sidang jemaat Tuhan dan kepada para hamba Tuhan di GBI Petamburan... sehingga kuasa penyembuhan ilahi pun dapat dilakukan oleh sidang jemaat yang percaya dengan sungguh-sungguh. Amin!!! KuasaNya memang dahsyat dan ingat... bahwa mujizat masih terjadi, dan mujizat akan terus terjadi di dalam kehidupan anak-anak Tuhan yang percaya!!! Mujizat tetap ada!!!!













 g




27 Lulusan SMPD Kudus diutus

Posted by GBI Kudus On Kamis, November 04, 2010


penyerahan-smpd-kpd-bph-gbiSebanyak 27 lulusan dari Sekolah Misi Pembangunan Daerah (SMPD) di serahkan kepada BPH GBI oleh Direktur SMPD GBI Kudus, Pdt. Petrus Putut,MA dan diterima oleh wakil Ketua Departemen Pelmas dan Misi BPH GBI, Pdt. Naftali Untung,MA dalam acara wisuda, Senin, 5 Juli 2010, bertempat di GBI Jl.Mayor Kusmanto 12A Kudus-Jawa Tengah.
Hadir dalam acara wisuda angkatan ke 8 dari SMPD Kudus ini, Pdt.M.Ferry H Kakiay,S.Th mewakili BPH-GBI dan sekaligus menyampaikan khotbah dan doa pengutusan.
smpd-kudusDalam khotbahnya Pdt.Ferry memotivasi para lulusan SMPD ini agar melayani Tuhan dengan lebih maksimal lagi sebab Tuhan tidak mau kita gagal tetapi sebaliknya Tuhan mau agar semua kita berhasil. Karena itu ada beberapahal yang perlu direnungkan bersama: pertama, sadarilah bahwa kita semua punya potensi; kedua, harus siap bekerja keras; ketiga, jangan dibebani beban masa lalu; keempat, miliki kreativitas dan yang kelima harus berani mati.
saat-didoakan-smpd-kudusHadir juga dalam acara pengutusan ini, Pdt. Johan Kismanto, Ketua BPD GBI Jawa Tengah dan sekaligus memberikan sambutan dalam acara wisuda ini. Beliau menyambut dengan gembira penyelenggaraan pendidikan ini dan akan mendukung terus dalam penyelenggaraan berikutnya.
Para lulusan SMPD Kudus ini akan di utus untuk membanmgun jemaat-jemaat baru didaerah-daerah seperti di Sumatera, Kalimantan Tengah, Sulawesi, NTT dan Papua.
Angkatan ke 8 akan dibuka dan dimulai pada bulan Agustus 2010 yang akan datang, hal ini mengingat ladang yang sudah menguning namun pekerja sedikit, demikian kata Pdt.Petrus Putut.
Marilah kita doakan terus agar program pendidikan misi pembangunan daerah ini dapat terus berjalan dengan baik. 

(Ket.gambar: atas,penyerahan dari Pdt.Petrus kepada Pdt.Naftali Untung; tengah, Para lulusan foto bersama; bawah, suasana saat didoakan).


GBI Demak

Posted by GBI Kudus On Selasa, November 02, 2010

Kabupaten Demak, adalah salah satu kabupaten di Propinsi Jawa Tengah, Ibukotanya adalah Demak. Kabupaten ini berbatasan dengan Laut Jawa di barat, Kabupaten Jepara di utara, Kabupaten Kudus di timur,Kabupaten Grobogan di tenggara, serta Kota Semarang dan Kabupaten Semarang di sebelah barat.
Dari sisi geografis, Kabupaten Demak adalah salah satu Kabupaten di Jawa Tengah yang terletak pada 6º43'26" - 7º09'43" LS dan 110º48'47" BT dan terletak sekitar 25 km di sebelah timur Kota Semarang. Demak dilalui jalan negara (pantura) yang menghubungkan Jakarta-Semarang-Surabaya-Banyuwangi. 
Kabupaten Demak memiliki luas wilayah seluas ± 1.149,77 KM², yang terdiri dari daratan seluas ± 897,43 KM², dan lautan seluas ± 252,34 KM². Sedangkan kondisi tekstur tanahnya, wilayah Kabupaten Demak terdiri atas tekstur tanah halus (liat) dan tekstur tanah sedang (lempung). Dilihat dari sudut kemiringan tanah, rata-rata datar. Dengan ketinggian permukaan tanah dari permukaan air laut (sudut elevasi) wilayah Kabupaten Demak terletak mulai dari 0 M sampai dengan 100 M.

Beberapa sungai yang mengalir di Demak antara lain: Kali Tuntang, Kali Buyaran, dan yang terbesar adalah Kali Serang yang membatasi Kabupaten Demak dengan Kabupaten Kudus dan Jepara.

Kabupaten Demak mempunyai pantai sepanjang 34,1 Km, terbentang di 13 desa yaitu desa Sriwulan, Bedono, Timbulsloko dan Surodadi (Kecamatan Sayung), kemudian Desa Tambakbulusan Kecamatan Karangtengah, Desa Morodemak, Purworejo dan Desa Betahwalang (Kecamatan Bonang) selanjutnya Desa Wedung, Berahankulon, Berahanwetan, Wedung dan Babalan (Kecamatan Wedung). Sepanjang pantai Demak ditumbuhi vegetasi mangrove seluas sekitar 476 Ha

Dalam Pembagian administratif, Kabupaten Demak terdiri atas 14 kecamatan yaitu kecamatan Demak, Wonosalam, Karang Tengah, Bonang, Wedung, Mijen, Karang Anyar, Gajah, Dempet, Guntur, Sayung, Mranggen, Karang Awen dan Kebon Agung, yang dibagi lagi atas sejumlah 249 desa dan kelurahan terdiri dari 243 desa dan 6 kelurahan. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Demak.(Wikipedia)

Dikota ini beberapa puluh tahun yang lalu telah dirintis sebuah Jemaat dengan nama Gereja Bethel Indonesia Jemaat Demak oleh Bapak Pdt. Ayub Sugirahardjo dan kemudian diteruskan penggembalaan Oleh Pdt. Petrus Putut, MA.

Foto yang terpampang ini adalah papan nama dari GBI Demak yang baru saja di renovasi bangunannya sehingga sekarang telah menjagi bangunan gereja yang megah dan berada di tengah kota Demak, dipinggir jalan raya.

Menurut penjelasan dari gembala Jemaat GBI Demak, Pdt. Petrus Putus, bahwa gedung yang baru sekarang ini sudah hamper tidak dapat lagi menampung jiwa-jiwa yang beribadah karena itu sekarang kami sedang berdoa untuk penegmbangan kedepan. Marilah kita berdoa terus agar Tuhan bekerja di kota ini dan memberkati banyak orang.